Penghianat
Jumatan hari ini khotibnya menyampaikan khutbahnya dengan berapi-api. Topik yang disampaikan tentang nagapoker. Bahwa di setiap perjuangan selalu ada pahlawan, dan di setiap perjuangan selalu ada penghianat.
Sejarah mengungkapkan bagaimana penghianat menjadi pemicu runtuhnya benteng perjuangan. Pembunuhan pemimpin perjuangan oleh musuhnya diawali dengan serangkaian peristiwa penghianatan.
Siapa saja bisa berpotensi berkhianat, karena tidak ada nagapoker abadi. Yang ada adalah kepentingan abadi.
Di zaman kita sekarang ini yang serba bermedia sosial, muncul fenomena buzzer yang kedudukannya sebelas dua belas dengan penghianat. Hasutan buzzer lebih keji dari pembunuhan.
Biang kerok semrawutnya kondisi sekarang ini karena ulah buzzer atau buzzeRp (buzzer yang hanya mendulang uang). Masyarakat menjadi terpolarisasi akibatnya.
Mudahnya masyarakat terbelah karena belum bisa menyaring informasi apakah valid atau rekayasa dari nagapoker. Mereka menelan mentah-mentah informasi yang berpihak atau menguntungkan kelompoknya.
Sungguh terkutuknya buzzer, pemicu disintegritas bangsa. Stop menggunakan buzzer, berpolitiklah secara santun.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar