Mitshubisi Mirage : Bergaya Anak Muda
PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) mencoba membidik segmen baru di kelas nagapoker. Ya, segmen baru yang dibidik adalah anak muda, karena KTB kini memiliki Mirage dengan tipe Sport yang melengkapi varian lainnya.
Karakter anak muda yang ingin selalu tampil beda dan sporty itu coba dituangkan oleh KTB pada Mirage Sport. Begitu juga dalam rangkaian acara Media Touring New Mirage dan Mirage Sport di Bandung, Jawa Barat yang seluruh kegiatannya kenal dengan nuansa anak muda.
KTB pun mengajak sejumlah awak media otomotif nasional termasuk kami untuk bertandang ke Kota Kembang. Dari Jakarta, sedikitnya 30 jurnalis dari berbagai media berjalan menggunakan Mitsubishi New Mirage dan Mirage Sport ke Bandung.
Nah, Otolovers mau tahu cerita lengkap mengenai perjalanan dan bagaimana keseruan mengendarai New Mirage dan Mirage Sport dari Jakarta ke Bandung itu? Yuk, kita simak bersama ulasannya di bawah ini!
1. Eksterior New Mirage dan Mirage Sport

Dalam rangkaian acara ini, KTB menyediakan beberapa tipe Mirage. Saat itu, kami berkesempatan mengendarai New Mirage tipe GLX dan Mirage Sport.
Secara tampilan luar, New Mirage dan Mirage Sport ini memiliki wujud yang sama. Hanya saja, hal yang paling mudah untuk membedakan antara New Mirage dan Mirage Sport itu adalah melihat dari kedua sisi dan bagian depan.
Pada Mirage Sport, kedua sisinya menggunakan stiker yang terdapat tulisan Mirage Sport pada kedua daun pintu bagian depan. Sedangkan Mirage tipe GLX atau GLS tidak menggunakan stiker.
Mirage Sport juga sudah dilengkapi dengan lampu Daytime Running Light (DRL) sehingga tampilannya terlihat lebih nagapoker. Bagian grillnya juga mendapatkan sentuhan warna hitam sehingga terlihat seperti grill Outlander.
Sedangkan pada New Mirage (tipe GLX dan GLS) bagian grillnya tidak dilengkapi dengan sentuhan warna hitam. Hanya saja pada bagian grill atasnya mendapatkan sentuhan krom dan belum menggunakan DRL.
2. Interior di New Mirage dan Mirage Sport

Ketika kami masuk kedalam kabin New Mirage yang kebetulan mendapatkan kesempatan mengendarai Mirage tipe GLX, nuansa kabinnya terlihat cukup lapang.
Dashboad dengan fitur audio dan hiburan pun dibuat satu pusat yakni di tengah-tengah. Kualitas materialnya juga tergolong cukup bagus untuk mobil di kelasnya.
Secara garis besar, interior di Mirage tipe GLX dan Sport tidak banyak yang beda. Kenapa? Karena Mirage Sport itu sendiri mengambil basis dari tipe GLX.
Begitu juga dengan roda kemudi yang belum terintegrasi dengan sistem audio. Tapi pada tipe Exceed, roda kemudinya sudah terintegrasi dengan audio sehingga memudahkan pengemudi mengatur audio saat berkendara.
Tapi, jika dibandingkan dengan Mirage model Exceed ada beberapa perbedaan seperti ada fitur Star/Stop Button pada tipe Exceed, sedangkan pada Sport belum ada. Serta beberapa perubahan lainnya.
Tapi dari segi fitur keamanan dan keselamatan cukup mumpuni. Semua tipe Mirage ini sudah dilengkapi dengan duan SRS Airbag yang tersedia di sisi penumpang depan dan pengemudi.
3. Dari sisi performa, Mirege tipe GLX dan Sport Rasanya Sama

Kesempatan pertama kami berjalan dari Cilandak Town Square (Citos) menuju Bandung, Jawa Barat menggunakan Mirage tipe GLX. Ketika masuk ke dalam kabin, ternyata Mirage GLX ini bertransmisi manual.
“Ya, selamat menikmati perjalanan ke Bandung dengan mobil manual ini,” canda rekan kami yang satu mobil.
Hmm, tanpa mempermasalahkan itu mobil bertransmisi manual atau matik, kami pun langsung tancap gas dan mengikuti nagapoker yang saat itu dikawal oleh Patwal.
Kondisi selama perjalanan cukup beragam, ada yang jalanan macet, jalan mulus, jalan berlubang dan jalan turun serta naik.
Kurang lebih 2,5 jam rombongan media tiba di Kota Kembang itu. Selama diperjalanan yang kami rasakan mengendarai Mirage GLX bertransmisi manual ini cukup nyaman.
Tenaganya untuk seukuran mobil yang dibekali mesin 1.2-liter 3 silinder cukup mumpuni. Apalagi ketika di Tol Cipularang ada jalan yang sedikit menanjak, Mirage ini tidak mengalami masalah, jalanan lancar terus sampai ke Bandung.
“Buat rekan-rekan media di depan jalanan mulai menanjak, silahkan yang menggunakan transmisi matik dipindahkan tuas persenelingnya ke posisi B (Brake) agar terasa agresifnya,” kata Rifat kepada rekan-rekan media melalui HT.
Esok harinya, kami berkesempatan mengendarai Mirage Sport. Pada Mirage Sport ini tidak lagi manual, tapi sudah matik CVT. Perjalanan pun dimulai dari hotel yang ada di Kota Baru Parahyangan menuju pusat kota Bandung.
Secara rasa memang sama saja karena Mirage Sport juga sama-sama menggendong mesin 1.2-liter 3 silinder. Hanya saja, mengendarainya jauh lebih enjoy ketimbang mobil bertransmisi manual.
Begitu juga ketika berkeliling kota Bandung, menggunakan Mirage Sport terasa lebih nyaman dan asyik.
4. Perjalanan dibuat kental dengan nuansa anak muda

Mitsubishi nampaknya serius menggarap segmen anak muda pada Mirage. Acara Media Touring ke Bandung pun dibuat kental dengan nuansa anak muda.
Awak media diajak untuk mengunjungi beberapa tempat di kota Bandung yang biasanya disinggahi oleh anak muda. Tempat itu seperti distro, arena bermain skateboard, sepeda BMX serta gedung olahraga.
Seluruh awak media yang tidak semuanya masih berusia muda juga diajak untuk tetap memiliki jiwa yang muda dan sporty sesuai dengan karakter Mirage Sport.
Ketika ikut kongkow dibeberapa tempat, Mirage Sport menjadi pusat perhatian orang disekitar, terutama anak muda. Mereka cukup tertarik melihat tampilan dari Mirage Sport itu.
Kegiatan ini penuh dengan aktivitas yang sering dilakukan oleh anak muda. Ceritanya, awal media menjadi anak muda yang sehari-harinya beraktivitas menggunakan Mitsubishi Mirage Sport.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar